Wilalangnews.id. Konawe Utara – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, seluruh elemen bangsa diajak untuk kembali meneguhkan komitmen dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Pendidikan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk ancaman serius penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Di tengah dinamika perkembangan zaman, pelajar dan mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan integritas yang kuat. Ancaman narkoba yang terus menyasar usia produktif menjadi perhatian serius yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu menjadi ruang pembentukan karakter yang kokoh serta menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga masa depan sejak dini.

Tokoh pemuda sekaligus Ketua GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika), Gafur, S.H., M.H, menyampaikan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional harus dimaknai sebagai titik balik bagi generasi muda untuk lebih fokus pada pengembangan diri melalui pendidikan dan menjauhi pengaruh negatif.

Keterangan Foto: Gafur, S.H., M.H., tokoh pemuda sekaligus Ketua GRANAT Konawe Utara, tampil percaya diri sebagai sosok inspiratif yang mendorong generasi muda untuk fokus pada pendidikan dan menjauhi narkoba demi masa depan Indonesia Emas.

“Momentum Hari Pendidikan Nasional harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tetap fokus pada pendidikan demi menyongsong Indonesia Emas. Jauhi narkoba, karena hanya akan merusak masa depan. Prestasi yes, narkoba no,” tegasnya.

Gafur yang juga merupakan mantan Ketua Pascasarjana Universitas Jayabaya dan kini berkiprah sebagai lawyer/pengacara muda di Konawe Utara menambahkan bahwa peran generasi muda sangat menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga diri dari ancaman narkoba serta terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan aman. Upaya pencegahan narkoba harus dilakukan secara masif melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berkelanjutan.

Keterangan Foto: Ilustrasi kampanye anti-narkoba yang menampilkan pelajar sebagai simbol masa depan bangsa, dengan pesan kuat untuk memilih pendidikan dan prestasi serta menolak narkoba demi kehidupan yang lebih baik.

 

Para pendidik diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang mampu menanamkan nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab. Sementara itu, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan dan pembinaan karakter sejak dini.

Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh stakeholder dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Dengan pendidikan yang berkualitas dan kesadaran kolektif yang kuat, diharapkan lahir generasi unggul yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, berprestasi, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini