Petugas PT Kembar Emas Sultra (KES) bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Hialu saat melaksanakan kegiatan Posyandu dan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan balita, pemeriksaan kesehatan, serta penyaluran makanan tambahan dan multivitamin sebagai upaya mendukung pencegahan stunting di wilayah lingkar tambang.

Wilalangnews.id, Tambakua – Puluhan warga Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, mengikuti kegiatan penyuluhan pencegahan stunting yang digelar PT Kembar Emas Sultra (KES) bekerja sama dengan Puskesmas Hialu, Sabtu, 13 Juni 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Desa Tambakua itu diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari bayi, balita, ibu hamil, dan lansia. Selain mendapatkan penyuluhan kesehatan, peserta juga menerima makanan tambahan bergizi dan multivitamin bagi ibu hamil.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Sejumlah ibu tampak membawa balita dan bayi mereka untuk mengikuti penyuluhan sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.

Staff External PT Kembar Emas Sultra, Irza Arasyid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan di wilayah lingkar tambang.

Menurut Irza, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus program yang terus dilakukan perusahaan bersama pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat.

“Program ini kami laksanakan secara berkala di desa-desa lingkar tambang. Harapannya dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak,” kata Irza.

Dalam kegiatan itu, penyuluh kesehatan dari Puskesmas Hialu, Hasmar Neo, SKM., M.Kes., memberikan penjelasan mengenai stunting dan langkah-langkah pencegahannya sejak masa kehamilan.

Hasmar menjelaskan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama. Dampaknya tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kecerdasan anak.

Karena itu, kata dia, pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak perlu menjadi perhatian bersama. Upaya pencegahan stunting juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Kalau pemenuhan gizi diperhatikan sejak dini, risiko stunting bisa ditekan. Ini yang terus kami sosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Desa Tambakua, Irvan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut dia, penyuluhan kesehatan dan pemberian makanan tambahan sangat membantu masyarakat dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan PT Kembar Emas Sultra yang tetap menjalankan program sosial kemasyarakatan di Desa Tambakua.

“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Kembar Emas Sultra dan Puskesmas Hialu atas kegiatan yang telah dilaksanakan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga,” kata Irvan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian multivitamin kepada ibu hamil serta makanan tambahan bergizi bagi balita. Melalui kegiatan tersebut, warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya pemenuhan gizi sebagai salah satu langkah mencegah stunting sejak dini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini