
WILALANGNEWS.ID, LANGGIKIMA – Di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap kerusakan jalan umum akibat tingginya aktivitas pertambangan di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, PT AKP mengambil langkah konkret dengan melakukan perbaikan ruas jalan di Desa Lameruru. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap fasilitas publik yang digunakan bersama.
Selama beberapa bulan terakhir, kerusakan jalan di wilayah Langgikima menjadi salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama warga mengalami kerusakan cukup berat akibat tingginya mobilitas kendaraan operasional perusahaan, mulai dari kendaraan ringan LV (light vehicle), mobil tangki bahan bakar, hingga truk pengangkut alat berat (tronton). Pada musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga mobilitas masyarakat.
Persoalan tersebut memicu berbagai aksi penyampaian aspirasi dari masyarakat yang mendesak perusahaan-perusahaan pengguna jalan agar tidak hanya memanfaatkan infrastruktur publik, tetapi juga turut bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikannya. Aspirasi itu berkembang menjadi tuntutan agar dunia usaha menunjukkan komitmen nyata terhadap kepentingan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Di tengah situasi tersebut, PT AKP memilih merespons melalui tindakan nyata. Perusahaan menurunkan unit grader GGK 05, armada pengangkut material, serta personel lapangan untuk melakukan pemerataan dan perbaikan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah di Desa Lameruru.
Perbaikan dilakukan dengan fokus mengembalikan fungsi jalan agar kembali dapat dilalui masyarakat secara lebih aman dan nyaman. Kehadiran alat berat serta tim teknis perusahaan di lapangan menjadi bukti bahwa penyelesaian persoalan infrastruktur dapat diwujudkan melalui tindakan konkret, bukan sekadar komitmen yang disampaikan dalam pernyataan.
Langkah tersebut mendapat perhatian positif dari masyarakat setempat. Di tengah masih kuatnya harapan agar seluruh perusahaan yang memanfaatkan jalan umum ikut berkontribusi terhadap pemeliharaan infrastruktur, tindakan PT AKP dinilai menjadi contoh bahwa kepentingan investasi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Tokoh masyarakat Desa Lameruru, Suratman, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat yang dilakukan perusahaan. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang baik antara masyarakat dan dunia usaha mampu melahirkan solusi yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Apa yang dilakukan PT AKP hari ini adalah bentuk komitmen yang patut diapresiasi. Ketika masyarakat membutuhkan tindakan nyata, perusahaan hadir dan langsung melakukan perbaikan jalan. Ini menjadi contoh bahwa persoalan di lapangan dapat diselesaikan melalui tanggung jawab dan kepedulian,” ujar Suratman.
Ia menegaskan bahwa perjuangan masyarakat selama ini bukan ditujukan untuk menghambat investasi maupun aktivitas perusahaan. Sebaliknya, masyarakat menginginkan agar pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat atas infrastruktur yang layak dan aman digunakan.
“Perjuangan ini bukan tentang mencari lawan. Ini tentang memastikan hak masyarakat tetap dihormati. Kami mendukung investasi, tetapi investasi juga harus menghadirkan manfaat dan menunjukkan tanggung jawab kepada masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas perusahaan,” tegasnya.
Menurut Suratman, dirinya akan tetap konsisten mengawal aspirasi masyarakat hingga seluruh perusahaan yang memanfaatkan jalan umum memiliki komitmen yang sama dalam menjaga infrastruktur publik. Ia berharap tidak ada lagi perbedaan perlakuan di antara pelaku usaha terhadap persoalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Langkah PT AKP di Desa Lameruru diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun tata kelola pertambangan yang lebih bertanggung jawab. Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik usaha yang berkelanjutan, kepedulian terhadap infrastruktur publik dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat di Kabupaten Konawe Utara.










